Cuaca Bogor di sore itu mendung. Langit sudah berubah warna menjadi kegelapan, pertanda hujan akan segera turun. Perempuan berusia dua puluh lima tahun itu berdiri di depan sebuah bangunan, tempat di mana ia menuntut ilmu pada delapan tahun yang lalu. SMA Bumi Putera. Sebuah sekolah menengah atas yang terletak di pusat kota. Memandangi bangunan itu, perempuan dengan nama lengkap Kalea Melodyva …
Breaking News: Seorang siswa ditemukan tewas di tangga asrama dengan kondisi mata tertusuk payung! Ada apa dengan asrama elit tersebut? Sultan Raditya bingung luar biasa. Awalnya, dia bangga karena bisa diterima di Elite Nobel (EN) Highschool, terlebih karena dia lolos seleksi jalur prestasi untuk menjadi penghuni asrama Elite Nobel Generation (Engene) Putra, asrama elit khusus bagi siswa/i …
Belasan cerpen telah disatukan dalam buku ini. Salah satu ceritanya berjudul "ketika gerimis jatuh'. Kisah ini menceritakan seorang gadis kecil bernama Rini. Ia tinggal bersama Ayah dan Ibunya yang sibuk bekerja. Suatu hari gerimis, saat sore Rini sangat khawatir karena Ayahnya lupa membawa payung. Pikirnya "kasihan Ayah, ia akan kehujanan nanti, lupa bawa payung". Ia semakin khawatir, gerimis …
“Milea, kamu cantik, tapi aku belum mencintaimu. Enggak tahu kalau sore.Tunggu aja.” (Dilan 1990) “Milea, jangan pernah bilang ke aku ada yang menyakitimu, nanti, besoknya, orang itu akan hilang.” (Dilan 1990) “Cinta sejati adalah kenyamanan, kepercayaan, dan dukungan. Kalau kamu tidak setuju, aku tidak peduli.” (Milea 1990)
Sang Musafir adalah pengejewantahan jiwa yang mengembara menemui insan-insan kehidupan yang terasing karena takdir dan perputaran waktu. Ia bukan kelana yang memanjakan hasrat bertualang, tapi musafir yang ingin melihat segala kejadian dan warna-warna pesona alam, serta menafsirkan segala hakikatnya secara arif khas Gibran.